Sabtu, 27 Mei 2017
SIMON INGIN PEMAIN KONSENTRASI PENUH
Jumat, 26 Mei 2017
Tiba di Samarinda, Bhayangkara FC Fokus Dapat Poin
Harapan Rahmad, dengan berangkat awal, tim yang bermarkas di Jl Wijaya XV itu bisa mendapatkan hasil maksimal. “Mudah-mudahan hasil maksimal di Borneo,” imbuhnya. Evan Dimas cs akan dijamu Borneo FC pada Senin, (29/5/2017).
Melawan Borneo menjadi tantangan tersendiri bagi tim besutan Simon McMenemy. Sebab, musim lalu, BFC meraih satu poin ketika bertanding di Segiri. Nah, tekad dan semangat tinggi diapungkan guna meraih hasil maksimal. “Borneo adalah tim bagus dan solid. Kami harus bekerja keras untuk mendapatkan poin,” urai pelatih BFC, Simon McMenemy. Ia menyebut, skuad BFC termasuk komplit.
Beberapa nama yang patut diwaspadai diantaranya, Terens Puhiri dan striker Lerby Eliandry. Namun, lanjut pelatih berkebangsaan Skotlandia ini, pihaknya tidak hanya fokus kepada kedua pemain. “Akan sangat berbahaya jika kami hanya menjaga mereka berdua,” bebernya. Terpenting menurut Simon, timnya fokus untuk mendapatkan poin. (eko)
Kamis, 25 Mei 2017
BHAYANGKARA FC NGETOP DI TWITTER
Menjadi Tim yang Paling Banyak Dibicarakan
JAKARTA- Bhayangkara FC (BFC) menjadi satu dari lima tim Liga
1 yang banyak dibicarakan di twitter. Twitter Indonesia via @TwitterID
menyebut, selain BFC, empat tim lainnya adalah, Persib, Persija, Arema dan
Pusam Borneo. Tentu saja hal ini membuat tim yang bermarkas di Jl Wijaya XV,
Kebayoran Baru, Jakarta Selatan ini bangga. “Harapan kami, dibicarakannya
Bhayangkara FC di Twitter akan berdampak positif. Kalaupun negatif, harapan
kami sifatnya akan membangun demi kemajuan tim kami,” kata Rahmad Sumanjaya,
corporate secretary Bhayangkara FC, Kamis (25/5/2017) siang.
Tim yang dilatih Simon McMenemy itu dalam trend positif. Sebab,
BFC kini berada di posisi 7 klasemen sementara Liga 1 dengan 12 poin. Sama dengan
Madura United, Mitra Kukar dan PS TNI. Namun, Evan Dimas dan kolega kalah dalam
selisih gol. Nah, Rahmad berharap, ngetopnya BFC di twitter akan membuat tim
semakin solid.
“Jadwal pertandingan BFC cukup ketat dan padat. Jadi kami
harus tetap fokus di setiap pertandingan,” imbuhnya. Di bagian lain, Ilhamudin
Armayin mengaku cukup kaget timnya banyak menjadi pembicaraan di medsos
(twitter). Kata Ilham, BFC pasti lebih terkenal setelah ngetop di medsos. “Harapan
kami BFC bukan hanya ngetop di medsos melainkan di Liga1,” urai mantan penggawa
Timnas U-19 itu. Di Ramadan nanti, The Guardian akan menjalani empat
pertandingan. Diantaranya away melawan Borneo 29 April, home lawan Persib 3
Juni, away lawan Bali United 9 Juni dan away lawan Persiba 19 Juni. Tiga away
dan satu home dalam sebulan jelas membuat tim harus konsentrasi penuh untuk
meraih poin maksimal. (eko)
UP CLOSE AND PERSONAL
| Paulo Sergio Moriera Goncalves |
MUSIM ini Paulo Sergio Moriera Goncalves memang baru
merumput di Indonesia. Ia memilih bergabung dengan Bhayangkara FC (BFC) sebagai
Marquee Player. Dengan Postur 168 cm, Paulo selalu menjadi pilihan utama coach
Simon McMenemy di 4 laga terakhir. Debutnya ketika melawan Sriwijaya FC berbuah
manis. Ia mampu menyeimbangkan lini tengah tim berjuluk The Guardian itu. Hasilnya,
BFC sukses mencuri poin penuh di kandang Laskar Wong Kito.
Nah, penampilan apiknya selain mendapatkan pujian dari coach
Simon juga datang dari rekan-rekannya. Bahkan, gerakan lincahnya di lapangan
membuat rekan-rekannya menjuluki Paulo sebagai Messinya Bhayangkara. “Saya
tidak keberatan selama itu membuat penampilan saya bagus di lapangan,” urai
pemain yang pernah bermain bersama Cristiano Ronaldo di Benfica junior dan
timnas Portugal U-21 itu.
Target Paulo selanjutnya adalah mencetak gol bagi tim yang
bermarkas di Jl Wijaya XV itu. Ia mengaku penasaran bisa mempersembahkan gol
perdana bagi BFC. Namun, ia menyebut tidak akan ambisius untuk mencetak gol. “Yang
penting bagaimana tim bisa memenangkan pertandingan. Soal gol akan datang
dengan sendirinya,” yakin pemilik nomor punggung 80 itu. (eko)
AWAY KE BORNEO PENUH TANTANGAN
![]() |
| ADAPTASI: Tim Bhayangkara FC mulai berlatih malam hari jelang Ramadan. |
Jakarta-Jelang ramadan dan menyambut pertandingan away ke Borneo, Bhayangkara FC (BFC) mulai menggelar latihan malam. Rencananya, The Guardian bakal berlatih di lapangan International Sports Clubs of Indonesia (ISCI) di kawasan Ciputat, Rabu (24/7/2017) malam.
"Kami ingin pemain segera adaptasi latihan malam. Sebab di bulan Ramadan pertandingan akan dilangsungkan malam hari, "kata pelatih kepala Simon Mcmenemy. Dia menyebut, Ramadan adalah tantangan tersendiri bagi timnya. Sebab, waktu antara berbuka puasa dan pertandingan cukup mepet.
"Well situasi dan kondisi pemain memang tidak ideal untuk pertandingan. Tapi bukan kami saja yang merasakan itu. Semua tim Liga1 juga mengalami hal serupa, " urai pelatih asal Skotlandia ini. Karena itu, menjadi tantangan tersendiri ketika BFC away ke Borneo di laga perdana bulan Ramadan. "Kami harus pandai-pandai mengatur pola makan dan istirahat. Tentu kami akan melakukan banyak diskusi dengan dokter dan staf pelatih, " jelasnya.
Kapten tim Indra Kahfi menyebut, Ramadan adalah bulan penuh tantangan. "Musim lalu kami sudah melakukan hal yang sama yaitu bertanding di malam hari ketika Ramadan. Jadi tinggal bagaimana kami mengatur kondisi dan pola makan saja. Sebagai pemain profesional kami harus siap dengan segal kondisi yang ada, " terangnya. Terkait laga away perdana ke Borneo, pemain yang juga anggota polisi itu menilai, bahwa pertandingan akan berjalan ketat. "Musim lalu kami seri di kandang Borneo. Mudah-mudahan musim ini lebih baik lagi, "harapnya. (eko)
Senin, 22 Mei 2017
AWAY KE BORNEO, BHAYANGKARA FC BERANGKAT LEBIH AWAL
JAKARTA-Usai
menaklukkan Semen Padang, 1-0 di stadion Patriot, Sabtu (20/5/2017) sore,
Bhayangkara FC (BFC) tidak cepat berpuas diri. Sebab, mereka harus away ke
Borneo FC. Nah, menghadapi lawatan yang cukup sulit, Evan Dimas dan kolega akan
berangkat lebih awal. BFC akan dijamu Borneo FC pada 29 Mei mendatang. Rencana
ini disampaikan oleh corporate secretary Rahmad Sumanjaya, Senin (22/5/2017)
pagi.
“Kami
rencananya berangkat 26 Mei. Jadi ada recovery lebih banyak,” urai pria
berkacamata itu. Rahmad menambahkan, melawat ke kandang Borneo, BFC tidak ingin
main-main. Sebab, musim lalu, BFC merebut satu poin dengan perjuangan keras. “Bermain
di kandang Borneo selalu sulit. Karena itu kami ingin prepare lebih matang,”
paparnya. Ditambah lagi menurut Rahmad, laga melawan Borneo adalah away pertama
di bulan Ramadan. “Jadi biar persiapan fisik lebih matang,” sambung Rahmad.
Sementara itu,
jajaran pelatih BFC sudah melakukan evaluasi terkait hasil 1-0 di laga
terakhir. Dari hasil evaluasi terungkap jika, The Guardian banyak sekali
membuang peluang. “Harusnya lawan Padang kami bisa cetak minimal 3 gol kalau
pemain lebih tenang. Nah, finishing touch harus kami asah lagi sebelum
berangkat away,” terang Ibnu Grahan, asisten pelatih BFC. Menurut Ibnu,
menyia-nyiakan peluang sama dengan membuang kemenangan. Karena itu, sebelum
away ke Borneo, problem itu harus teratasi.
Kapten tim
BFC, Indra Kahfi menyebut, timnya harus lebih fokus dan konsentrasi jika ingin
mendapatkan poin di Borneo. “Kalau semua itu bisa teratasi, Insya Allah kami
akan pulang dengan poin. Harapannya sih poin maksimal,” tegas polisi dengan
pangkat Bripka itu. (eko)
Sabtu, 20 Mei 2017
BHAYANGKARA FC TUMBANGKAN SEMEN PADANG
| SELEBRASI: Ilhamudin Armayin digendong Jajang Mulyana usai mencetak gol ke gawang Semen Padang, Sabtu (20/5/2017) sore. |
JAKARTA-Bhayangkara FC (BFC) menyodok ke urutan ke-5 klasemen sementara Liga-1. Hasil ini didapat setelah Evan Dimas dan kolega menang, 1-0 atas Semen Padang. Bertanding di Stadion Patriot, Sabtu (20/5/2017) sore, gol tunggal kemenangan The Guardian dicetak oleh Ilhamudin Armayin menit ke-30.
Bermain di kandang, BFC bermain offensif sejak kick off. Coach Simon Mcmenemy memang menginstruksikan timnya bermain menyerang sejak awal. “Kami senang pemain bisa menerapkan strategi permainan. Melawan Semen Padang merupakan pertandingan ketat dan itu sudah kami prediksi sejak awal,” urai Simon.
Terkait Ilhamudin yang performanya naik, ia menyebut pemain nomor punggung 20 itu dalam kondisi terbaiknya. “Senang dia (Ilham) bermain bagus. Mencetak dua gol di dua pertandingan terakhir adalah hal yang luar biasa. Kalau saya bilang, Ilham layak dipanggil tim nasional,” urainya.
Ilham yang datang dalam sesi prescon usai perta pertandingan mengatakan, ia hanya berusaha bermain semaksimal mungkin. “Saya tergantung pelatih dan berusaha bermain sebaik mungkin. Soal keinginan dipanggil tim nasional tentu ada. Karena itu saya berusaha bermain bagus di setiap pertandingan,” ungkap Ilham.
Di bagian lain, Nil Maizar pelatih Semen Padang mengakui keunggulan BFC. “Kami sudah berusaha maksimal tapi hasilnya yang belum maksimal,” urainya. Riko Simanjuntak yang menemani Nil dalam sesi prescon menilai, timnya sudah bekerja keras. “Itulah sepakbola, kami berusaha bermain semaksimal mungkin tapi kami tidak bisa menang,” jelasnya. (eko)
















